saat berkumandangnya takbir, disinilah sebuah nasib kemujurannku diuji. antara balas budi, orang tua dan perasaan. benar -benar tak bisa saya bayangkan...ternyata sulitnya minta ampun.
kring....kring......(dak..dik...duk...jantungku berdetak dengan cepat)
kring....kring......(dak..dik...duk...jantungku berdetak dengan cepat)